The Malay

Ta kan Melayu hilang di bumi

The Malay
Welcome, Guest
Please Login or Register.    Lost Password?
Etnis Jawa 'Kuasai' Penulisan Tentang Melayu (1 viewing) (1) Guests
Silahkan posting artikel-artikel mengenai budaya Melayu
Go to bottom Post Reply Favoured: 0
TOPIC: Etnis Jawa 'Kuasai' Penulisan Tentang Melayu
#13
James Argo (Admin)
Green rocker!
Admin
Posts: 1
graphgraph
User Offline Click here to see the profile of this user
Gender: Male Green Rocker jamesargo Location: Bandung Birthdate: 1975-07-17
Etnis Jawa 'Kuasai' Penulisan Tentang Melayu 9 Months, 2 Weeks ago Karma: 0  
KANDUNGAN khazanah budaya Melayu, begitu luas. Termasuk bidang politik. Namun, belum banyak orang memanfaatkannya, sambil menumbuhkan kembali budaya tulis di kalangan puak Melayu.

Itulah sebabnya, melalui lomba karya tulis ilmiah mengenai 'Pandangan Politik Orang Melayu' diharapkan muncul berbagai sudut pandang politik orang Melayu. "Justru orang-orang luar Sumatera yang banyak menulis artikel tentang Melayu," kata Pemangku Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu, H Mahyudin Al Mudra SH MM, ketika memberi komentar pada diskusi panel para pemenang lomba tersebut, Senin (24/3), di Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu, Yogyakarta. Lomba yang diselenggarakan dengan dukungan SKH Kedaulatan Rakyat itu diikuti 127 peserta. Dibuka sejak Oktober 2007 hingga 31 Januari 2008. Dari peserta yang ada, kebanyakan dari etnis Jawa 'menguasai' jumlah artikel yang dilombakan.

Setelah dinilai oleh beberapa juri seperti H Mahyudin Al Mudra SH MM, Drh H Chaidir MM (budayawan Riau), Dr Alfitra Salam (peneliti LIPI), Prof Dr Heddy Shri Ahimsa-Putra (antropolog UGM) dan Kenedi Nurhan (jurnalis), terpilih Muhammad Endy Saputro sebagai juara 1, disusul Ary Budianto (juara 2), Imam Mustofa (juara 3), Israr Iskandar (juara harapan 1), Krisna Budiman (juara harapan 2), dan Ihwan Mahmudi (juara harapan 3). Selain mendapat tropi dan piagam, juara 1 mendapat Rp 10 juta, juara 2 Rp 5 juta, juara 3 Rp 4 juta, harapan 1 Rp 2,5 juta, harapan 2 Rp 2 juta dan harapan 3 Rp 1,5 juta. Mereka yang menyandang juara 1 sampai 3 diberi kesempatan untuk mempresentasikan karyanya.

Dalam kesempatan itu hadir pula Prof Dr Sjafri Sairin, dan melontarkan pertanyaan-pertanyaan kritis kepada para juara. Hingga kini masih diakui bahwa ajaran dan budaya Melayu tidaklah lekang meski telah berjalan dalam rentang waktu dan sejarah panjang. Melayu masih tetap tegak, bahkan selalu ikut berperan dalam membangun peradaban manusia. Budaya Melayu, sebagaimana diakui Mahyudin, bahkan bisa menjadi sumber pengetahuan yang memadai tentang bagaimana membangun konsep dan praktik politik yang sehat, bersih, dan bertanggung jawab.


Jaymz
 
Report to moderator   Logged Logged  
 
Last Edit: 2008/03/27 22:38 By James Argo.
 
...death to the false one!
  The administrator has disabled public write access.
Go to top Post Reply
Powered by FireBoardget the latest posts directly to your desktop
Joomla Templates by JoomlaShack